Impossible is nothing, if you FIND it. And if Allah willed :)

Jumat, 29 November 2013

Evaluasi Diri : Kecewa

Salaam!

Setiap orang pasti pernah merasa kecewa.
Entah itu dalam hal pelajaran, pekerjaan, atau percintaan.

Iya. Kecewa itu perasaan yang amat sangat tidak enak.

Kecewa
Hmm.. menurut kamu yang bikin kecewa itu hal diluar atau didalam diri kita?

Katakanlah kecewa itu datang dari luar diri kita. Tapi kita sendiri yang sukanya manja dan membiarkan rasa-yang-udah-tahu-gak-enak malah dibikin berlarut-larut.

Kekecewaan biasanya timbul ketika kita tidak berhasil mencapai apa yang kita inginkan.
Tapi apa kamu ingat? Tidak semua itu baik untuk kita dimata Tuhan.

Di drama Korea tadi siang ada kalimat bagus yang bisa direnungkan
"Kegagalan diawal bagus untukmu. Kalau kau sukses diawal, kau tidak bisa menangani kegagalan yang akan menimpamu nanti"

Tuhan akan menaikan kedudukan seseorang dengan ujian :)

Ingat petuah "Sabar itu buahnya manis"?

Sabarlah.. Tuhan sedang mempersiapkan yang terbaik untuk kita :)

Percayalah bahwa Tuhan amat tahu apa yang dibutuhkan ummat-Nya.
Hanya saja kita sendiri gak tahu apa yang paling kita butuhkan, dan semakin penasaran karenanya.
Padahal (kebutuhan) yang Ia berikan akan membawa kita kedalam kebaikan dunia dan akhirat nanti. Selama kita selalu mengingat dan mencintai-Nya.

Dibalik kekecewaan akan SELALU terselip hikmah. Tetaplah bersama-Nya dan berfikir positif pada-Nya.

Salaam!

Jumat, 22 November 2013

Kaca Tetangga

Dua kaca di sebrang

Aku tidak pernah tahu
Siapa yang ada di balik kedua kaca itu

Aku hanya tahu
Aku merasa berkawan
Apabila kaca itu terbuka
Atau lampunya menyala

Aku hanya tahu
Aku tidak berkawan
Apabila kaca itu tertutup
Atau lampunya mati


Cerita dibalik bait-bait diatas sangat sederhana.
Kamar kost saya yang letaknya paling pojok lorong lantai 2 memberikan saya pemandangan yang luar biasa. Meja yang saya simpan di belakang kaca kamar memudahkan saya mencanangkan prosesi melamun secara maksimal karena dibalik kaca terdapat pemandangan: kaca kamar kost lain, gunung-yang saya gak tahu gunung apa namanya, dan langit luas.
Kaca kamar kost itulah yang bikin saya berperasaan sendiri (ih sedih amat kayaknya? hahaha.. Engga sedih sama sekali kok). Perasaannya ya yang saya sebut diatas. Saya merasa ada teman begadang kalau kaca kamar itu terbuka dan lampunya nyala (karena itu artinya kamar itu berpenghuni), dan saya merasa sendiri kalau kaca kamar itu tertutup dan lampunya mati (yang sewa kamar lagi keluar/sudah tidur). Kenal siapa yang tinggal disana? Ya enggak lah :p

Salaam! :)

Dua Poin

Kejujuran itu sudah menjadi sesuatu yang mahal sekali di toko yang lain.
Suguhkanlah kejujuran itu dengan cuma-cuma di toko kita.

Kesabaran itu ujian yang tidak ada habisnya. Tapi pasti ada hasil terbaik yang telah Allah siapkan untuk ummat-Nya yang senantiasa bersabar, bertawakkal, dan husnudzan kepadaNya.

Salaam..! :)


Rabu, 26 Juni 2013

Re-post from My Tumblr: Pesan untuk Maba (Mahasiswa Baru/Mahasiswa Bau seragam putih-abu? hehe)


Kalau kamu mahasiswa baru, terus waktu daftar ulang ada yang nawarin beberapa buku dengan harga satu paket, saran saya adalah: JANGAN DULU dibeli.
1. Kita aja belum tau mata kuliahnya gimana, dosennya gimana..
Maksudnya, mata kuliahnya butuh banget buku yang ditawarin itu apa enggak. Dosennya mentingin banget gak kita punya bukunya, kan ada aja dosen yang suka banget minta kita catet apa yang dia utarain di depan kelas dan itu udah paten banget buat UTS dan UAS. 
2. Kakak angkatan, punya kan PASTI?
Naaah..kakak angkatan itu yang bisa BANGET BANGET kita jadikan pembimbing selagi kita masih anget-anget nya keluar dari telor. Tanya-tanya ke dia soal mata kuliah, tipe dosen, tipe tugas-tugas, dsb. Dari dia juga kan kita bisa dapet buku yang paling cocok untuk bahan kuliah?? Nah sip
3. “Kakak angkatan gak ada bukunya, di perpus juga gak ada, tapi aku butuh banget ternyata :("
Heeey jangan sedih dulu! Kan banyaak tempat-tempat jual buku bekas yang masih OK PUNYA, murah pula! Itung-itung irit uang bulanan, kan mahasiswaaa.. Yang di Bandung bisa main-main ke Palasari, yang di Surabaya bisa ke Pasar Blauran, Jatinegara di Jakarta, dan lainnya.
Nah, pertimbangin lagi deh. Sayang kan kalau ternyata mentang-mentang mahasiswa baru yang belom tau apa-apa (apalagi yang rantauan) udah beli buku taunya gak kepake (malah dipake buat jd bantal dikelas)??

Jumat, 01 Maret 2013

Kutipan Al-Qur'an

Assalamu'alaikum :)


Surah 11 ayat 71-73

"Dan istrinya berdiri lalu dia tersenyum. Maka Kami (para malaikat) Sampaikan kepadanya kabar gebira tentang (kelahiran) Ishaq dan setelah Ishaq (akan lahir) Ya'qub. Dia (istrinya) berkata, "Sungguh ajaib, mungkinkah aku akan melahirkan anak padahal aku sudah tua, dan suamiku ini udah sangat tua? Ini benar-benar sesuatu yang ajaib." Mereka (para malaikat) berkata, "Mengapa engkau merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat dan berkah Allah, dicurahkan kepadamu, wahai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji, Maha Pengasih.""

Secara langsung maupun tidak, ayat diatas sangat dekat dengan maksud dari kalimat "Nothing is impossible, if you find it. And if Allah willed."

Yakin, Allah selalu bersama-sama umat yang senantiasa selalu mengingat-Nya :)

Rabu, 27 Februari 2013

Try Rollip by Your Self!


rollip.com adalah sebuat situs edit foto online yang cepat dan juga mudah. Kamu hanya tinggal upload foto yang mau kamu edit, bisa di filter, dikasih efek, diberi frame, dan juga kata-kata.
Simpel banget kok! Udah gitu efeknya gak norak. Coba aja disini.
Selamat mencoba yaa :)




Senin, 25 Februari 2013

Si Malas dan Si Perfeksionis

Assalamua'aikum, salam sejahtera untuk semuanya :)



Tulisan ini sebenernya hanya ungkapan perasaan aja sih,
ah padahal mah sebenernya CURHAT! hahaha


Sekarang ini saya lagi dihadapkan sama hal yang paling ditunggu sekaligus dihindari sama mahasiswa.
Yeah.. bener banget, sekarang lagi musim SKRIPSI aaan...
Huuuaaaaahhh bentar lagi luluuus bentar lagi ke dunia yang sebenarnyaaa!!! Masa depan I'm coming!

Namanya mahasiswa skripsi, pasti butuh yang namanya pembimbing.
Apalagi untuk ukuran mahasiswa kayak saya yang notabene susah nyerna hal-hal berbau Statistika.
Maklum, nyemplung. hehe

Saya dapat 2 pembimbing, 1 laki-laki dan 1 perempuan.
Yang laki-laki orangnya lucu, enak diajak bicara tapi pasti tetep aja kayak ada pembatas yang bikin ngobrolnya gak seakrab temen-temen sepembimbing :( Maklum, saya gak bisa nyupirin doi :p
Yang perempuan, ......
Yang perempuan, ......
Yang perempuan, ......
GAK BISA BERKATA-KATA! Hahaha..
Gimana ya menjelaskannya, Ibu ini orangnya perfeksionis sekali loh! Pasti ada kan di sekitar kamu-kamu, orang yang selaaaalu mau segala urusan berhasil dengan tanpa cacat dan selesai secepat mungkin?
Semua orang begitu kok, cuma pertimbangannya cuma "urusan-itu-kita-banget-atau-enggak".

Bimbingan pertama,
Semua anak bimbingannya diminta berkumpul semua. Menjelaskan bahwa beliau ini jadwal di kampus kapan saja, inginnya bimbingan yang seperti apa dan segala aturan yang ditetapkan jurusan dan dtetapkan BELIAU.

Bimbingan kedua (keesokan harinya), bimbingan bareng sama Anggia.
Hari sebelumnya kami diminta membawa Proposal Tugas Akhir, maka kami cetak ulang menjadi 2 rangkap.
Jadi setiap bimbingan beliau pegang satu, mahasiswa pegang satu.
Karena beliau ingin kalau beliau mengoreksi, kami tidak hanya diam mendengarkan namun juga sambil mencatat.
Setelah beliau membaca latar belakang, "Ini kok masih draf proposal ya. Kita ini sudah menuju skripsi lho..masa masih ngurusin proposal. Ganti fotmatnya jadi draf seminar, Senin ketemu saya lagi."
Saya tatapan sama Anggia, sama-sama mengerutkan dahi yang berarti "kemaren bukannya ibu minta kita bawa DPTA (Draf Proposal Tugas Akhir)????"
lalu sama-saa mengangkat bahu yang berarti "Tapi yasudahlah, mau dikata apalagi?"
Soalnya beliau ini kriteria orang yang kalau mahasiswa membantah (membela diri lebih tepatnya, atau mengingatkan kembali) beliau akan lebih marah (bukan marah, kalau bahasa anak muda nya mah "bawel" atau "cerewet" gitu, tapi gak marah) lagi.

Hari Senin, bimbingan ke tiga.
Draft seminar sudah ditangan. Ketemu lagi sama Anggia di kampus.
   Saya : "Gi, kemaren diminta si Ibu ngirim email?"
   Gia : "Iya, jadi kan ibunya ngerti banget tentang VAR, jadi kayaknya mau dipelajari dulu"
Setelah menunggu Ibu yang sibuk, saya sama Anggia mengingatkan beliau bahwa sekarang sudah jam 10 yang berarti waktunya bimbingan.
   Ibu : "Kamu sudah revisi yang kemarin belum?" melihat ke arah Anggia
   Anggia bengong, "Oh ibu membalas ya, saya belum cek email lagi bu"
   Ibu (dengan muka kecewa ala beliau): "makanya cek email setiap hari, masa saya mesti sms kamu dulu? Saya sudah merevisi draf kamu, deadline hari ini jam 11"
Anggia lihat jam, jam 10. Waaaw dia langsung ngacir cari (pinjeman) laptop dan internet yang ternyata wi-fi jurusan lagi mati!
Saya pun bimbingan sendiri.
Coret sana, coret sini, komentar, bertanya (ngetes pengetahuan).
   Ibu: "Nih kamu perdalam dan perbaiki lagi. Besok ketemu saya lagi."
   Saya : "Besok ibu kosong jam berapa,bu?"
   Ibu: "Kalau saya bilang besok ketemu, berarti saya ada di kampus :)"
   Saya: "Baiklah"

saya keluar ruangan, meminta hati kembali ke Desy karena sebelum bimbingan hati nya dititipin dulu ke dia.
(maksudnya biar gak dimakan, jadi gak makan ati :p)

Revisi lagi, pemborosan kertas lagi ditambah harus rangkap 2 setiap revisinya.
Sedih sih, tapi apa daya namanya juga mahasiswa tugas akhir. Tapi gak jadinya boros-boros kertas juga kan ya :(

Biarpun terkadang "makan hati" karena beliau selalu mengoreksi orang lain tapi beliau tidak bisa dikoreksi oleh orang lain, tapi menjadi mahasiswa bimbingan beliau itu suatu hal yang luar biasa yang bikin saya gak berhenti bersyukur setiap kali mengingat beliau, entah dari penampilan atau cara mengoreksi.

Alhamdulillah..
Allah mendengar hati saya yang bilang kalau saya butuh motivator untuk meningkatkan semangat menulis skripsi untuk mencapai target saya:





khusus untuk yang ini dibatalkan karena masih ada perkuliahan :)

Allah juga sekaligus memberi ujian kepada saya. Tapi ujian ini menandakan kecintaan Allah terhadap umatnya yang agak malas kalau udah menyangkut kestatistikaan. Hehe

Lagipula ujiannya tidak begitu sulit kan, hatinya bisa dititipin dulu sebelum bimbingan hehehe...
Saya yang belum paham mengenai materi 'baru' ini jadi mencari-cari bahan untuk perbaikan draf skripsi.
Gak kebayang kalau pembimbing saya seseorang yang santai, motivasi nya saya yang bikin sendiri kan berarti?
Dari sifat beliau yang bisa dikatakan cerewet dan agak 'menekan', saya jadi rajin mencari bahan untuk tugas akhir. Padahal masih banyak teman-teman saya yang belum tahu mau diapakan skripsinya.
Alhamdulillah..

Oh iya
Dihari pembagian pembimbing, temen saya ada yang kasih selamat,
   "Lin, selamat ya! Co-pembimbing lo Bu X"
   Saya cuma bisa bilang : "Oh yah? Alhamdulillah.. pasti banyak hikmahnya kalau dibimbing sama si Ibu"
   Trus kata teman saya gini: " Iya lin. Asal lo jangan kayak dia aja"
hihihi sayangnya banyak teman-teman yang lebih banyak merekam sifat jelek beliau, daripada sifat baiknya. Tapi kita jangan :)

Pasti ada hikmah dibalik setiap keputusan yang Allah tuliskan untuk kita :)